Selasa, 26 Juli 2011 - 08:11:31 WIBApa Perbedaan MOS dengan Khutbatul Arsy?
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Pesantren - Dibaca: 395 kali

Khutbatul 'Arsy? MOS? Hmmm.... Dua kata yang berbeda namun sebenarnya punya maksud dan tujuan yang sama. Khutbatul 'Arsy berasal dari Bahasa Arab yaitu “Khutbah” yang artinya pidato atau khutbah dan “Arsy” yang artinya singgasana. Jadi Khutbatul 'Arsy secara harfiah berarti pidato atau khutbah singgasana. Khutbatul 'Arsy di sini berarti serangkaian acara yang bertujuan untuk mengenalkan apa dan bagaimana Darul Mujahadah itu, karena ada pepatah yang mengatakan 'Tak kenal maka tak sayang'. Dengan Khutbatul 'Arsy kitra sebagai santri Darul Mujahadah (khususnya santri baru) bisa mengenal lebih jauh tentang Darul Mujahadah dan diharapkan mampu menyayangi dan menjaga nama baik Darul Mujahadah.
Adapun acara yang terkandung dalam pekan perkenalan Khutbatul 'Arsy bermacam-macam. Diawali dari Apel Tahunan. Apel Tahunan yaitu suatu upacara pembukaan acara Khutbatul 'Arsy itu sendiri. Dalam Apel Tahunan itu sendiri ditampilkan berbagai macam kreasi seni santri seperti Gymnastic, tari-tarian, angklung, marawis, musik band, dll.
Selain Apel Tahunan ada pula acara Kuliah Umum Babak I-IV. Acara ini berisi tentang sejarah pondok pesantren Darul Mujahadah dari sebelum dibangun sampai sekarang. Acara ini bertujuan untuk mengenalkan kepada santri baru tentang sejarah pondok dan mengingatkan santri lama agar tidak lupa mengenai sejarah pondok. Dalam acara ini santri kelas VI wajib mencatatnya karena akan diujikan di Ujian Akhir Pondok.
Acara-acara lainnya yaitu Laporan Pertanggung Jawaban Pengurus Organisasi Santri Darul Mujahadah (OSDAM), Formatur Pemilihan Pengurus OSDAM (di luar pondok biasa disebut OSIS), Pelantikan Pengurus OSDAM, Perkemahan Pembuka Pramuka, dan Panggung Gembira (PG).
Biasanya acara Khutbatul 'Arsy ditutup dengan acara Panggung Gembira (PG) yang berisi penampilan-penampilan yang ditampilkan oleh santriwan maupun santriwati Darul Mujahadah. Para santri bebas mengekspresikan diri lewat acara ini dengan catatan tidak melanggar norma kesopanan sebagai santri.
Lalu apa bedanya Khutbatul 'Arsy dengan MOS?
Seperti yang kita ketahui MOS adalah singkatan dari Masa Orientasi Siswa yang sebenarnya mempunyai tujuan yang sama yaitu mengenalkan sekolah tersebut kepada siswa-siswi baru. Akan tetapi MOS berbeda dengan Khutbatul 'Arsy. MOS cenderung pada acara perkenalan di mana siswa baru diberikan tugas-tugas yang terkadang memberatkan para siswa baru oleh kakak kelasnya. Jarang sekali dalam acara MOS, seorang kepala sekolah menjelaskan apa dan mengapa sekolah tersebut didirikan.
Sedangkan Khutbatul 'Arsy lebih menjurus pada acara yang bersifat kekeluargaan agar timbul keakraban satu sama lain. Ini bisa dilihat dari keterlibatan santri menjadi pengurus kepanitiaan dalam acara ini. Para pengurus kepanitiaan mengurus sendiri acara Khutbatul 'Arsy. Para asatidz/ustadzat hanya sebagai pembimbing yang tugasnya mengarahkan dan menerima konsultasi serta konfirmasi dari pengurus kepanitiaan. Dari keterlibatan santri dalam pengurus kepanitiaan inilah timbul keakraban dan rasa kekeluargaan yang erat antara pengurus panitia dengan asatidz wal ustadzat, pengurus panitia dengan adik-adik kelas dan pengurus panitia dengan pengurus panitia lainnya.

- Apel Tahunan 2011
- Gladi Bersih Apel Tahunan 2011
- Latihan PBB untuk Lomba Parade Barisan
- Sambutan untuk Kedatangan Pimpinan Pondok Sepulang Umrah
- SELAMAT DATANG SANTRI BARU
0 Komentar :
Isi Komentar :






Pengunjung hari ini
Total pengunjung
Pengunjung Online 

